<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1380817060757621745</id><updated>2011-07-08T07:24:05.179+07:00</updated><category term='Meja Penulis'/><category term='Album Momentum'/><category term='Bendera'/><category term='Rak foto'/><category term='Rosario'/><category term='Dinding Alam'/><category term='Dompet'/><category term='Kamar serba-serbi'/><category term='Atap kehidupan'/><category term='Surat kabar'/><title type='text'>Big Pillow</title><subtitle type='html'>Between reality and dreams</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://blitarmanise.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1380817060757621745/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blitarmanise.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Daysee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13764298556264911718</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Sv698VhLCD8/S0__yTj3oTI/AAAAAAAAAI4/KY17jobs7cc/S220/1.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>21</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1380817060757621745.post-101012859189290440</id><published>2010-02-14T19:21:00.005+07:00</published><updated>2010-02-15T20:00:05.500+07:00</updated><title type='text'>Ku rasa yang Kau rasa</title><content type='html'>Waktu kecil saya selalu mendambakan hidup seperti seorang putri di negeri dongeng.Berkhayal menjadi seperti mereka -mengenakan gaun elegan khas kerajaan, sepatu kaca, memiliki pelayan-pelayan yang selalu bisa diandalkan dalam memenuhi kebutuhan saya, dan selanjutnya bertemu dengan pangeran tampan yang siap memberikan setangkup kebahagiaan dengan cinta sejatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihatlah cinderela. Sekalipun ia harus dibuang dari istana, pada akhirnya ia hidup bahagia dengan seorang pangeran yang mencintainya. Putih salju, Rapunzel,Barbie dan &lt;br /&gt;tokoh-tokoh dongeng lainnya pun mengalami kisah yang serupa. &lt;i&gt;Happy ending&lt;/i&gt;. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pastinya, saya bukan anak-anak lagi yang mempunyai pemikiran sesederhana itu tentang cinta. Meskipun ada yang serupa dengan kisah para putri itu. &lt;br /&gt;Banyak orang -termasuk saya- hampir memiliki tujuan yang sama dengan cinta yang dipilihnya. Kebahagiaan. Lalu, bagaimana jika jalan yang dilewati untuk mendapatkan kebahagiaan itu terlalu panjang dan terjal? Masihkah cinta dipertahankan?&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Mungkin sulit jika itu terjadi dalam masa berpacaran. Tak ada janji sakral yang harus diberatkan oleh keduanya seperti dalam pernikahan. Sah saja jika sewaktu-waktu hubungan itu harus diakhiri. Namun masalahnya, jika cinta yang mengikat keduanya atau mungkin salah satunya sudah sangat kuat,sulit pula untuk menerima keputusan putus tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesepakatan untuk berpacaran diambil oleh dua insan yang saling tertarik. Entah apa yang membuat ketertarikan itu timbul, saya sendiri pun tidak bisa memberikan jawaban yang pasti tentang apa yang membuat saya jatuh cinta pada pacar saya dulu itu. &lt;i&gt;Ujug-ujug teko dewe koyo bledek. Nek dada rasane mak sir.&lt;/i&gt; (Jawa: Tiba-tiba datang sendiri seperti petir. Terasa bergetar di dada)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesempatan yang diambil memberikan kesempatan bagi kedua belah pihak untuk lebih mengenal satu sama lain. Merealisasikan cinta yang abstrak dengan perhatian, kepedulian dan empati terhadap yang lain. Bersama-sama menikmati indahnya dunia dan berbagi kepahitan masing-masing. Saat yang satu menangis, yang lain datang untuk menenangkan. Menceritakan hal-hal menarik yang tidak dialami oleh pasangannya agar si pasangan juga ikut merasakan seperti yang dialaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya rasa, hubungan bisa tetap dipertahankan jika keduanya tetap menjaga komitmen yang disepakati, jika satu dan lainnya bisa menguatkan dalam masa-masa sulit sekalipun badai terus berulang. Karena cinta mampu menciptakan kekuatan besar dari dalam diri kita untuk mengatasi rintangan apapun. Bukankah begitu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Happy Valentine, everybody&lt;/b&gt;!&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_Sv698VhLCD8/S3fp4Uq2hYI/AAAAAAAAAJY/h0Poe_UpGBo/s1600-h/men+n+woman.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_Sv698VhLCD8/S3fp4Uq2hYI/AAAAAAAAAJY/h0Poe_UpGBo/s320/men+n+woman.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;*gambar asli dipinjam dari &lt;a href="http://images.google.co.id/images?hl=id&amp;amp;client=firefox-a&amp;amp;rls=org.mozilla:en-US:official&amp;amp;um=1&amp;amp;q=woman+and+man+face&amp;amp;sa=N&amp;amp;start=63&amp;amp;ndsp=21"&gt;sini&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;input id="gwProxy" type="hidden" /&gt;&lt;input id="jsProxy" onclick="jsCall();" type="hidden" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div id="refHTML"&gt;&lt;/div&gt;&lt;input id="gwProxy" type="hidden" /&gt;&lt;!--Session data--&gt;&lt;input id="jsProxy" onclick="jsCall();" type="hidden" /&gt;&lt;div id="refHTML"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1380817060757621745-101012859189290440?l=blitarmanise.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blitarmanise.blogspot.com/feeds/101012859189290440/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blitarmanise.blogspot.com/2010/02/waktu-kecil-saya-selalu-mendambakan.html#comment-form' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1380817060757621745/posts/default/101012859189290440'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1380817060757621745/posts/default/101012859189290440'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blitarmanise.blogspot.com/2010/02/waktu-kecil-saya-selalu-mendambakan.html' title='Ku rasa yang Kau rasa'/><author><name>Daysee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13764298556264911718</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Sv698VhLCD8/S0__yTj3oTI/AAAAAAAAAI4/KY17jobs7cc/S220/1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Sv698VhLCD8/S3fp4Uq2hYI/AAAAAAAAAJY/h0Poe_UpGBo/s72-c/men+n+woman.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1380817060757621745.post-2514353793495260084</id><published>2010-01-23T15:59:00.003+07:00</published><updated>2010-01-23T16:22:59.363+07:00</updated><title type='text'>Refleksi</title><content type='html'>Seperti malam-malam biasanya. Dari ruang tengah, terdengar ada satu, dua dan kadang beberapa orang sedang terlibat dalam suatu percakapan. Kadang tenang, kadang riuh. Kadang santai, kadang tegang. Tergantung arah pembicaraan dan respon dari setiap orang yang terlibat dalam pembicaraan tersebut. Bahkan karena sesuatu hal, percakapan biasa bisa berubah menjadi pertengkaran. Adu mulut atau fisik bisa dijadikan pilihan selanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah gambaran sekilas adegan sinetron yang disaksikan kedua eyang saya malam itu. Dan sekali lagi, seperti malam-malam biasanya. Mereka tampak antusias menyaksikan adegan demi adegan dalam rentetan sinetron yang digelar mulai jam 6 sore hingga malam mulai larut nanti. Saya sudah sangat hafal jam berapa kedua eyang saya mulai duduk di ruang tengah. Ya, tentunya untuk menonton sinetron-sinetron itu tadi. Itulah rutinitas yang mereka lakukan setelah selesai beraktivitas. Yang saya pikirkan, kok tidak bosan ya. Padahal alur sinetron ya begitu-begitu saja. Pada akhirnya, mudah sekali untuk menebak adegan apa yang terjadi selanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sangat membosankan bagi saya. Pertama, saya bukan penggandrung sinetron. Kedua, saya tidak bisa mengganti &lt;i&gt;channel&lt;/i&gt; televisi sesuai acara yang saya suka. Ketiga, setiap hari saya terpaksa melakukan dan menyaksikan hal yang serupa. Keempat, kelima dan seterusnya. Sebenarnya masih banyak lagi alasan kebosanan saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, entah kenapa segunung alasan kebosanan itu menjadi luluh-lantah seiring dengan berubahnya cara pandang saya terhadap semua yang telah terjadi. Entah apa yang menyadarkan saya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini saya membawa pikiran saya ke masa lalu. Saat saya mulai merajut impian besar untuk bekerja di Malang, menikah di Malang, bermukim di Malang pula setelah saya tuntaskan kuliah saya di kota itu. Mungkin segudang kata-kata pemujaan tak akan pernah habis keluar dari mulut saya jika menyangkut Malang. &lt;i&gt;Kadung tresno&lt;/i&gt;. Itulah alasannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Tresno&lt;/i&gt; dengan semuanya. Kos yang saya huni, tempat-tempat umum, makanan, jalanan, teman-teman, dan pria-pria yang saya pacari (ralat: pria karena sisa satu saja). Melanjutkan studi di sana adalah anugerah terindah dalam hidup saya. Sampai saat ini pun, bibir ini akan tetap mengembang jika mengingat hidup saya di kota itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena hal itu dan karena sifat saya yang pantang menyerah *lebay ya* akhirnya memacu semangat saya untuk mendapatkan pekerjaan di Malang. Belasan perusahaan di Malang telah saya lamar. Banyak yang tidak direspon. Ada yang mendapatkan tanggapan. Dan saya diberi kesempatan untuk mengikuti prosedur selanjutnya seperti wawancara dan &lt;i&gt;psikotest&lt;/i&gt;. Pengalaman pertama yang cukup sulit. Ujung-ujungnya, saya gagal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keinginan saya untuk mendapatkan pekerjaan secepatnya membuat saya mengabaikan impian utama saya: &lt;b&gt;harus bekerja di Malang&lt;/b&gt;.Kesempatan rupanya cenderung terbuka lebar di Blitar. Dan saya tidak mau melewatkannya daripada menyesal. Akhirnya, saya pun mencoba dan berhasil. Kebetulan, tempat saya bekerja sangat dekat dengan rumah eyang. Tak bisa dipercaya, saya kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ijinkan saya untuk sedikit menceritakan asal-usul saya. Sejak SD sampai SMA, saya tinggal bersama kedua eyang saya. Tunggu, jangan berpikir macam-macam tetang orang tua saya. Mereka baik-baik saja. Sudah ada adik yang menemani mereka. Dan tugas saya yang menemani eyang. Rumah orang tua saya dan eyang tidak begitu jauh juga kok. &lt;i&gt;*Lo, kok jadi buka banyak rahasia*.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Ok, back to my first job&lt;/i&gt;. Meskipun pada minggu-minggu pertama terasa begitu berat (dari setiap sisi), ternyata saya betah bekerja di sini. Pekerjaan yang terlihat sederhana namun cukup untuk mencuri waktu tidur saya selama berbulan-bulan. Memang benar, praktek langsung selalu lebih sulit dari sekedar teori dan mengamati. Sungguh, dari setumpuk pekerjaan kecil inilah saya mendapatkan banyak pelajaran berharga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setahun berlalu dengan pekerjaan itu dan serabutan di sana-sini. Lalu, tanpa sengaja terbukalah kesempatan untuk kembali meraih mimpi saya -bekerja di Malang-  dari sebuah situs. Pekerjaan ini jauh lebih menggiurkan dari apa yang sekedar saya harapkan sebelumnya. Sesuai dengan latar belakang pendidikan saya, gaji lumayan,dan yang terpenting di mana saya harus bekerja -kampus. Iming-iming menggiurkan itu telah mendongkrak segenap tenaga yang ada di dalam diri saya untuk membuatnya menjadi nyata. Saya masih ingat bagaimana melewatkan setiap malam dengan segudang kata-kata sejarah nasional dan ilmu tata negara di dalam kepala saya dengan mata terpejam. Saya sadar kalau saya teramat payah perkara hafal-menghafal. Karena itu saya rela untuk mengorbankan kedua mata saya untuk menguasai materi perhafalan itu tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untungnya, usaha keras saya membuahkan hasil. Saya lulus tes tahap pertama dengan materi pengetahuan umum, penalaran dan materi kenegaraan yang saya hafalkan setiap malam itu.&lt;i&gt;*kok diulang-ulang ya? Ah, anggap saja saya terlalu senang atas ke-bisa-an ini*&lt;/i&gt; Saya pun menyiapkan diri untuk tes selanjutnya, ujian praktek dan wawancara. Untuk kali ini, saya rasa ujian praktek lah yang membuat saya pesimis untuk lulus. Meskipun saya tetap berharap pada keajaiban, saya tidak boleh membuang kesempatan yang lain. Kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sembari menanti pengumuman kelulusan tahap akhir, saya ikuti pula tes CPNS di Blitar. Pengumuman kelulusan di Malang dan di Blitar hanya berselang satu hari. Kali ini, saya tak punya firasat apa pun. &lt;i&gt;*Firasat. Maaf kalau para pria sulit menerima kata ini, tapi inilah yang seringkali para wanita banggakan kalau pada akhirnya memunculkan realita*&lt;/i&gt; Saya hanya meminta pada-Nya memberikan yang terbaik bagi saya karena saya sendiri kadangkala suka menyesali keputusan yang saya buat padahal keputusan itu dari keinginan sendiri lo. Dan memang, negosiasi saya dengan-Nya berlangsung dengan mulus. Saya meminta untuk lulus di salah satu tempat saja, bukannya dua atau tidak lulus sama sekali dan Dia mengabulkannya. Saya lulus di Blitar. Benar kan? Saya tidak berhasil di &lt;b&gt;dua&lt;/b&gt; tempat dan tidak perlu bingung memilih mana yang terbaik bagi diri saya. Dia sudah memilihkannya untuk saya dan itu pasti yang terbaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalaupun sekarang saya harus rela untuk bersama eyang menyaksikan sinetron setiap malam, mungkin itu untuk membuat saya terbiasa dengan kemonotonan. Kalaupun sekarang saya tidak dekat dengan sahabat-sahabat saya, itu akan membuat saya semakin handal untuk membuat keputusan sendiri. Kalaupun saat ini saya harus rela jarang bertemu dengan sang pacar, itu akan membuat kami semakin menyadari arti sebuah kepercayaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang, keinginan untuk tinggal di Malang bukan sesuatu yang penting. Saya yakin, Tuhan selalu punya maksud besar dengan keberadaan kita, di mana pun kita tinggal dan dengan siapa saja kita bertemu. Memaknai kehendak-Nya di dalam keputusan yang kita ambil memang tidaklah mudah. Tapi berkeluh kesah dengan sebuah keadaan yang tidak kita inginkan bukanlah jalan yang tepat untuk mengubah hidup kita menjadi lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1380817060757621745-2514353793495260084?l=blitarmanise.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blitarmanise.blogspot.com/feeds/2514353793495260084/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blitarmanise.blogspot.com/2010/01/refleksi.html#comment-form' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1380817060757621745/posts/default/2514353793495260084'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1380817060757621745/posts/default/2514353793495260084'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blitarmanise.blogspot.com/2010/01/refleksi.html' title='Refleksi'/><author><name>Daysee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13764298556264911718</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Sv698VhLCD8/S0__yTj3oTI/AAAAAAAAAI4/KY17jobs7cc/S220/1.jpg'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1380817060757621745.post-4240763813791069325</id><published>2009-10-21T14:44:00.019+07:00</published><updated>2010-01-23T16:08:06.010+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Atap kehidupan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Album Momentum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Meja Penulis'/><title type='text'>I hope you're my destiny</title><content type='html'>&lt;object height="344" width="425"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/urFVz9zxCQI&amp;hl=en&amp;fs=1&amp;"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/urFVz9zxCQI&amp;hl=en&amp;fs=1&amp;" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: #e06666; font-family: inherit; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #e06666; font-family: inherit; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;For a moment, I'll&amp;nbsp; trying to remember how you came into my life four years ago&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;The day I met you was the day my life began&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;By simple ways that doesn't realize has made my love deeper and deeper&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Thanks for holding my hand&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #e06666; font-family: inherit; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;It makes me stronger&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #e06666; font-family: inherit; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Thanks for your arm&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #e06666; font-family: inherit; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;It makes me comfortable and safe&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #e06666; font-family: inherit; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Thanks for sharing with me&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #e06666; font-family: inherit; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;It makes me feel trusted&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Thanks for everything &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #e06666; font-family: inherit; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;I love you &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #e06666; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; font-size: large;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #e06666; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: left;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;-Happy Anniversary Dear-&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1380817060757621745-4240763813791069325?l=blitarmanise.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blitarmanise.blogspot.com/feeds/4240763813791069325/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blitarmanise.blogspot.com/2009/10/l-o-v-e.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1380817060757621745/posts/default/4240763813791069325'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1380817060757621745/posts/default/4240763813791069325'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blitarmanise.blogspot.com/2009/10/l-o-v-e.html' title='I hope you&apos;re my destiny'/><author><name>Daysee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13764298556264911718</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Sv698VhLCD8/S0__yTj3oTI/AAAAAAAAAI4/KY17jobs7cc/S220/1.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1380817060757621745.post-3647661997518222145</id><published>2009-10-12T14:21:00.014+07:00</published><updated>2009-10-16T11:44:18.740+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Atap kehidupan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Meja Penulis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Rosario'/><title type='text'>Seribu Langkah untuk sebuah Harapan</title><content type='html'>Saat kaki saya mulai menapak di dalam rumah yang damai itu, hati saya sudah siap untuk berbincang dengan penghuninya Yang Maha Baik. Suara-suara yang memasuki telinga saya seakan sudah ter&lt;span style="font-style: italic;"&gt;filter&lt;/span&gt; untuk menerima pesan-pesan dan nyanyian-nyanyian dari surga saja. Ingin sekali membuang berjuta perkara dunia dan meneguk kedamaian meskipun untuk sejenak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, konsentrasi ini mendadak terpecah saat sepasang suami isteri duduk di deretan bangku depan saya. Ya suami isteri, bukan sekedar kekasih. Saya tahu pasti karena nama si pria -yang pernah ada di hati saya duluuuu sekali- disebutkan dengan jelas dalam pengumuman pernikahan di gereja ini kurang lebih dua bulan yang lalu. Mereka mengenakan pakaian dengan warna senada, biru tua yang lembut. Tampak sangat serasi, bukan hanya dari pakaian yang mereka kenakan melainkan juga dari cara mereka memperlakukan satu sama lain. Senyum yang saling terlontar dari bibir mereka membuat saya sangat iri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan. Bukan karena saya cemburu. Rasa itu sudah terkubur dalam-dalam bersama waktu dan orang-orang baru yang datang dalam kehidupan saya setelah itu. Tetapi saya merindukan gambaran seperti yang mereka perlihatkan terjadi pada saya. Pernikahan adalah tujuan besar yang ingin saya raih, yang telah saya impikan beberapa tahun terakhir, yang telah membuat saya melakukan ini dan itu serta rela mengalami kesemrawutan di sana-sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhirnya, saya harus melewati berjuta anak tangga untuk bisa sampai ke sana. Mungkin saat ini memang belum saatnya. Dua puluh dua (22) adalah usia yang sangat muda untuk menapaki hidup berumah tangga. Tapi angka kembar ini saya yakini saat yang tepat bagi  saya untuk mencapai  tahap yang lebih tinggi. Saya sangat yakin, karena saya tidak berdiam diri. Tapi kembali lagi pada Yang Maha Memberi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ups, saya jadi ingat untuk melanjutkan cerita yang di gereja tadi. Ah ya, singkatnya pikiran saya masih terbagi antara mata hati dan mata beneran. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sorry God. I'm still human being&lt;/span&gt;. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;T&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;hanks for twenty two years, especially this chance. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1380817060757621745-3647661997518222145?l=blitarmanise.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blitarmanise.blogspot.com/feeds/3647661997518222145/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blitarmanise.blogspot.com/2009/10/seribu-langkah-untuk-sebuah-harapan.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1380817060757621745/posts/default/3647661997518222145'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1380817060757621745/posts/default/3647661997518222145'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blitarmanise.blogspot.com/2009/10/seribu-langkah-untuk-sebuah-harapan.html' title='Seribu Langkah untuk sebuah Harapan'/><author><name>Daysee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13764298556264911718</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Sv698VhLCD8/S0__yTj3oTI/AAAAAAAAAI4/KY17jobs7cc/S220/1.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1380817060757621745.post-7542240820504168280</id><published>2009-09-19T16:07:00.006+07:00</published><updated>2009-09-19T17:22:21.056+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Album Momentum'/><title type='text'>Selamat Idul Fitri 1430 H</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: normal; line-height: 80%; letter-spacing: -6px;font-family:Georgia;font-size:56px;color:chocolate;"   &gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal; line-height: 80%; letter-spacing: -6px;font-family:Georgia;font-size:56px;color:chocolate;"   &gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div id="entry_frame_primary_div" style="overflow: visible; font-size: 14px; height: 1%; text-align: left;"&gt;    &lt;img src="http://www.experienceproject.com/images/openquote_a.gif" width="15" align="top" height="12" /&gt;      &lt;span style="font-weight: normal; line-height: 80%; letter-spacing: -6px;font-family:Georgia;font-size:56px;color:chocolate;"   &gt;     T  &lt;/span&gt; he only way to truly forgive is to forgive and forget. No grudges. It takes alot of you and makes your life so much better.&lt;!-- google_ad_section_end --&gt;  &lt;img src="http://www.experienceproject.com/images/closequote_a.gif" width="15" align="top" height="12" /&gt;- Duckgirl          &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Sv698VhLCD8/SrSryY_EX_I/AAAAAAAAAG4/VvP4ETH2xhE/s1600-h/idul+fitri.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 287px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Sv698VhLCD8/SrSryY_EX_I/AAAAAAAAAG4/VvP4ETH2xhE/s400/idul+fitri.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5383116336803373042" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;'gambar asli diunggah dari &lt;a href="http://www.3mpers.nl/per_markt/kantoor/2007/071213_pin_green/071213_pin_green_2.jpg"&gt;sini&lt;/a&gt; dan didandani oleh &lt;a href="http://www.blitarmanise.blogspot.com/"&gt;dede&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1380817060757621745-7542240820504168280?l=blitarmanise.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blitarmanise.blogspot.com/feeds/7542240820504168280/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blitarmanise.blogspot.com/2009/09/forgive-and-forget.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1380817060757621745/posts/default/7542240820504168280'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1380817060757621745/posts/default/7542240820504168280'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blitarmanise.blogspot.com/2009/09/forgive-and-forget.html' title='Selamat Idul Fitri 1430 H'/><author><name>Daysee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13764298556264911718</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Sv698VhLCD8/S0__yTj3oTI/AAAAAAAAAI4/KY17jobs7cc/S220/1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Sv698VhLCD8/SrSryY_EX_I/AAAAAAAAAG4/VvP4ETH2xhE/s72-c/idul+fitri.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1380817060757621745.post-4518645009568457580</id><published>2009-09-15T10:59:00.006+07:00</published><updated>2009-09-17T13:07:41.193+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dompet'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Meja Penulis'/><title type='text'>Selembar dua-ribu pertama</title><content type='html'>Baru tiga hari yang lalu saya dan teman-teman sesama anak kos masa dua tahunan silam-yang kini sudah menjadi anak rumahan dengan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;penggawean&lt;/span&gt; yang berbeda-beda bidangnya- berbincang tentang uang. *&lt;span style="font-style: italic;"&gt;bukan obrolan mata duitan lo ya?kalau soal itu nggak perlu disebar-luaskan juga sudah tahu.Bawaan lahir kali* &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.tech-faq.com/emoticons/Smiles/emoticons.shtml"&gt;&lt;img src="http://www.tech-faq.com/emoticons/Smiles/0620emo-messbrasil.gif" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;Kebiasaan perempuan kalau ngumpul pasti ngerumpi. Apalagi kalau lama tidak bertemu.Makin panjang lebar tuh. Mengenang masa silam yang masih hijau, teman-teman yang ber-bhineka, mereka ulang peristiwa-peristiwa memilukan namun tetap &lt;span style="font-style: italic;"&gt;erghhh&lt;/span&gt; untuk diceritakan kembali, ditambah lagi pengalaman masing-masing usai tidak bersama-sama lagi, menambah daftar panjang cerita yang mengantri untuk bisa diuraikan dengan kata-kata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbincangan kami kala itu lebih cenderung saling berbagi tentang pengalaman kami masing-masing, tentang pekerjaan maupun orang-orang baru yang kami temui dalam tahap hidup yang kami lakoni selama dua tahun ini. Kami berempat memiliki latar belakang pekerjaan yang berbeda. Dua teman saya bekerja di rumah sakit dengan posisi yang berbeda tentunya, yang satu mengabdi sebagai perawat, dan yang satu lagi sebagai resepsionis. Teman saya yang satu lagi bekerja sebagai akuntan di sebuah bank. Dan pekerjaan saya berkutat dengan urusan per-komputer-an. Kalau kami diberi waktu untuk bersama-sama terus, pastilah tidak akan ada sedetik pun yang berlalu dengan keheningan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Okay, back to topic!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbincangan tentang uang itu bermula ketika saya dengan basa-basi menceritakan tentang banyaknya orang yang membutuhkan uang seribuan menjelang lebaran ini. Sampai-sampai muncul pekerjaan baru yang membuka jasa penukaran uang puluhan dengan ribuan tetapi dengan biaya tambahan senilai lima ribu rupiah kalau tidak salah. Hhmm, lumayan kreatif! Selanjutnya, teman saya yang akuntan itu melanjutkan panjang lebar tentang topik per-uangan tadi. Mulai dari alur peredaran uang dari masyarakat ke Bank Indonesia, proses pencetakan uang untuk bisa beredar lagi dan uang yang akan tidak dicetak lagi. Sifat saya yang selalu ingin tahu mendorong indra-indra saya untuk mendengarkan dengan seksama dan bertanya-tanya untuk sesuatu yang kurang saya pahami. Dan kabar terbaru yang saya dapatkan adalah tidak dicetaknya uang kertas seribuan. Uang kertas seribuan yang sudah masuk di Bank Indonesia akan dihancurkan dan tidak diedarkan lagi. Namun diganti dengan uang logam yang gambar kelapa itu. Selanjutnya, BI mencetak jenis uang kertas baru dengan nilai dua ribu rupiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari &lt;span style="font-style: italic;"&gt;slentang-slenting&lt;/span&gt; yang saya dengar, selembar uang kertas dua ribuan tersebut sudah beredar. Selain dari bank, salah satunya didapat dari orang-orang yang membuka jasa penukaran uang tadi. Dan baru sampai di tangan saya dua hari kemudian. Meskipun uang yang saya dapatkan kondisinya tidak seperti uang baru dan cenderung &lt;span style="font-style: italic;"&gt;lecek&lt;/span&gt;, saya merasa terpuaskan. Uang itu akan tetap saya simpan sebagai kenang-kenangan 'selembar uang dua-ribuan pertama' berdampingan dengan uang kertas lima ratusan gambar monyet yang sekarang sudah tidak beredar lagi. Mungkin setelah ini saya akan meninggalkan uang kertas seribuan di dompet saya. Berjaga-jaga kalau pada saatnya nanti sudah tidak berlaku lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Sv698VhLCD8/SrHRmECYo_I/AAAAAAAAAGo/kTmV51XmODg/s1600-h/duaribu.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 306px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Sv698VhLCD8/SrHRmECYo_I/AAAAAAAAAGo/kTmV51XmODg/s400/duaribu.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5382313481533432818" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Sv698VhLCD8/SrHR1AuE4QI/AAAAAAAAAGw/dFG5C349HCw/s1600-h/duaribulagi.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 328px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Sv698VhLCD8/SrHR1AuE4QI/AAAAAAAAAGw/dFG5C349HCw/s400/duaribulagi.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5382313738340983042" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: lucida grande;"&gt;*gambar: punya sendiri dong, kan lecek?&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1380817060757621745-4518645009568457580?l=blitarmanise.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://twitpic.com/dq9of' title='Selembar dua-ribu pertama'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blitarmanise.blogspot.com/feeds/4518645009568457580/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blitarmanise.blogspot.com/2009/09/selembar-dua-ribu-pertama.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1380817060757621745/posts/default/4518645009568457580'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1380817060757621745/posts/default/4518645009568457580'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blitarmanise.blogspot.com/2009/09/selembar-dua-ribu-pertama.html' title='Selembar dua-ribu pertama'/><author><name>Daysee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13764298556264911718</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Sv698VhLCD8/S0__yTj3oTI/AAAAAAAAAI4/KY17jobs7cc/S220/1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Sv698VhLCD8/SrHRmECYo_I/AAAAAAAAAGo/kTmV51XmODg/s72-c/duaribu.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1380817060757621745.post-4853184750762685164</id><published>2009-08-22T16:32:00.005+07:00</published><updated>2009-08-22T19:01:27.964+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Album Momentum'/><title type='text'>Tradisi untuk berbagi</title><content type='html'>Jam sudah menunjukkan pukul tiga sore hari, tetapi belum ada rasa iba dari tangan dan mulut saya untuk mengisikan sesuap nasi pada si perut yang dari tadi siang berteriak meminta sedekah seikhlasnya. Tidak seperti biasa, saya mendadak tidak peduli dengan rasa lapar ini. Saya terlalu berkonsentrasi dengan pekerjaan saya sekaligus sedikit menikmati kopi udara dengan teman-teman lama hingga tidak menyesal untuk menunda makan siang yang seharusnya sudah saya nikmati beberapa jam yang lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Nanggung&lt;/span&gt;, makan di rumah saja lah!", pikir saya saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengejutkan setibanya saya di rumah. Hanya ada sepiring nasi tanpa pendamping sepotong lauk pun. Belum sempat saya membuka mulut untuk meminta penjelasan dari kenyataan yang saya saksikan, nenek saya sudah menguraikannya dengan cukup jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sabar aja, paling sebentar ada &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ater-ater&lt;/span&gt; dari tetangga."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oiya, saya baru ingat kalau sebentar lagi saudara-saudara saya, kaum muslim menunaikan ibadah puasa. Dan menjadi tradisi, setiap menyambut hari suci ini, masyarakat di lingkungan tempat kami tinggal selalu membagikan rejeki berupa makanan yang pada umumnya memiliki komposisi berupa nasi, mi, sambal goreng, ayam (bisa diganti telur), dan tambahan kue apem (tidak wajib). Oleh orang Jawa, tradisi tersebut dikenal dengan '&lt;span style="font-style: italic;"&gt;punggahan&lt;/span&gt;'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan persis dugaan nenek saya, satu persatu tetangga kami melakukan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ater-ater&lt;/span&gt; tadi hanya berselang kurang lebih sepuluh menit-an. Ada delapan tetangga sekaligus delapan paket menu yang diberikan kepada kami. Kenikmatan yang memang sangat nikmat untuk disyukuri. Semakin bersyukur pula karena saya tinggal di tengah masyarakat pedesaan seperti ini dimana tradisi masih dipelihara dengan baik.&lt;span style="font-style: italic;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Ya, jaman sekarang tradisi cenderung terlihat di desa. Mungkin karena virus-virus teknologi belum merambah terlalu luas seperti di kota sehingga setiap orang masih membutuhkan tangan orang lain untuk bekerjasama ketimbang tangan teknologi. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 102, 51);"&gt;Dan semoga saja, mereka yang melakukan tradisi seperti ini tidak menganggap perbuatan baik seperti itu hanya sekedar tradisi. Semoga saja, makna di balik tradisi tersebut bisa berarti sangat dalam di hati mereka. Kesempatan untuk memberi dapat dimanfaatkan dengan baik dan dilakukan dengan tulus. Kesempatan untuk memberi tanpa takut menyinggung perasaan orang yang diberi.  Kesempatan untuk memberi sekalipun dalam kekurangan. Kesempatan untuk menyisihkan sedikit rejeki untuk berbagi dengan orang lain. Dan kesempatan pula untuk saya menyadari bahwa menikmati dengan berbagi lebih indah daripada menikmati sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0); font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;"Selamat menjalankan ibadah puasa"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 102, 51);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1380817060757621745-4853184750762685164?l=blitarmanise.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blitarmanise.blogspot.com/feeds/4853184750762685164/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blitarmanise.blogspot.com/2009/08/tradisi-untuk-berbagi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1380817060757621745/posts/default/4853184750762685164'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1380817060757621745/posts/default/4853184750762685164'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blitarmanise.blogspot.com/2009/08/tradisi-untuk-berbagi.html' title='Tradisi untuk berbagi'/><author><name>Daysee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13764298556264911718</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Sv698VhLCD8/S0__yTj3oTI/AAAAAAAAAI4/KY17jobs7cc/S220/1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1380817060757621745.post-1661121720106204536</id><published>2009-08-18T11:38:00.002+07:00</published><updated>2009-08-18T14:08:03.312+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bendera'/><title type='text'>Unite for Indonesia</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_Sv698VhLCD8/SopS18y9vtI/AAAAAAAAAGg/RNli-C4p8KI/s1600-h/1sqcdhqd.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 309px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Sv698VhLCD8/SopS18y9vtI/AAAAAAAAAGg/RNli-C4p8KI/s400/1sqcdhqd.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5371196592399171282" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;'Merdeka!'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa dalam maknanya jika kata itu diteriakkan enam puluh empat tahun yang lalu. Seluruh rakyat bersatu membebaskan diri dari belenggu penjajah sampai rela berkorban nyawa sekalipun hanya  berbekal alat perjuangan ala kadarnya. Selebihnya adalah semangat yang membara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, apakah kata itu masih semenggema seperti dahulu? Mungkin tidak terdengar sekeras dulu. Mungkin tidak juga diucapkan sesemangat dulu. Tetapi, kebahagiaannya akan sama jika kita melihat partisipasi banyak orang untuk memeriahkannya. Bapak-bapak, ibu-ibu, muda-mudi dan anak-anak sangat bersemangat dalam berbagai lomba yang hanya digelar satu tahun sekali khusus untuk perayaan Agustus-an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pun baru kali ini aktif dalam kegiatan Agustus-an. Rutinitas yang saya lakukan setiap tahun paling-paling hanya mengikuti upacara bendera, itu pun absen selama empat tahun. Akhirnya sadar juga untuk berubah menjadi warga negara yang baik. Setidaknya sedikit meringankan kerepotan panitia 17-an dengan membantu sedikit pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sekarang saya berpikir lagi, kalau selama ini saya belum berbuat apapun untuk bangsa ini. Peristiwa hangat yang menjadi duka Indonesia mungkin juga salah kita. Teroris yang bercokol di negara kita mungkin juga timbul karena ketidakpedulian kita terhadap negara, atau paling tidak sesama warga negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya..semakin hari tingkat keegoisan semakin tinggi. Antar tetangga saja mungkin banyak yang tidak kenal bahkan bertegur sapa. Di tempat kerja, satu dengan yang lainnya saling menjatuhkan dalam merebutkan jabatan dan simpati dari atasan. Banyak orang masih mengunggul-unggulkan pula sifat kedaerahannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau hal- hal seperti ini masih dipelihara, bukannya akan mempermudah bangsa lain untuk memecah-belah negeri ini. Mari kita coba untuk kompak dan bersatu, sekalipun dalam hal-hal kecil. Untuk kita, untuk Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: lucida grande;"&gt;*gambar asli dipinjam dari &lt;/span&gt;&lt;a style="font-family: lucida grande;" href="http://desaingrafisindonesia.files.wordpress.com/2008/05/ina-only1people.jpg"&gt;sini&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1380817060757621745-1661121720106204536?l=blitarmanise.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blitarmanise.blogspot.com/feeds/1661121720106204536/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blitarmanise.blogspot.com/2009/08/unite-for-indonesia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1380817060757621745/posts/default/1661121720106204536'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1380817060757621745/posts/default/1661121720106204536'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blitarmanise.blogspot.com/2009/08/unite-for-indonesia.html' title='Unite for Indonesia'/><author><name>Daysee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13764298556264911718</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Sv698VhLCD8/S0__yTj3oTI/AAAAAAAAAI4/KY17jobs7cc/S220/1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Sv698VhLCD8/SopS18y9vtI/AAAAAAAAAGg/RNli-C4p8KI/s72-c/1sqcdhqd.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1380817060757621745.post-292585990503893990</id><published>2009-08-13T09:02:00.009+07:00</published><updated>2009-08-13T12:14:29.663+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Meja Penulis'/><title type='text'>VIP room</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Sv698VhLCD8/SoOfRaod1II/AAAAAAAAAGY/XGWHgvj3ulA/s1600-h/xuwagbnt.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 278px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Sv698VhLCD8/SoOfRaod1II/AAAAAAAAAGY/XGWHgvj3ulA/s400/xuwagbnt.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5369310302311404674" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Baru saya sadari kalau ruangan yang saya miliki ini ternyata sangat spesial. Padahal saya sendiri-yang memiliki ruangan ini-tidak tahu persisnya bagaimana ruangan ini bisa terbangun menjadi demikian.(Hhmm, bagaimana ya menggambarkannya?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ruangan ini tidak bersih. Masih banyak sampah berserakan di sana-sini. Meskipun sering sekali saya membersihkannya, tetap ada saja sampah-sampah dan debu-debu dari luar yang mengotorinya lagi. Atau mungkin saya sendiri yang lebih sering menyampah di situ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang jelas, ruangan ini cukup luas untuk dihuni puluhan orang. Namun tidak sembarangan orang bisa masuk ke dalam ruangan ini. Ruangan ini hanya mempunyai satu pintu. Kunci ditangan saya. Tidak ada duplikat. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;So&lt;/span&gt;, hanya saya yang bisa mempersilakan orang lain masuk dan membolehkannya keluar. Tentunya keluar atas permintaan saya. Hhh..egoisnya saya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena saya orang yang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;welcome&lt;/span&gt;, siapapun akan saya ijinkan untuk masuk ke dalam ruangan ini. Sekedar duduk di kursi yang telah saya sediakan dan berbincang-bincang dengan saya sembari melihat-lihat perabotan yang terpajang di sana juga boleh. Asal jangan sampai membuat ruangan saya menjadi semrawut. Saya pasti akan langsung membukakan pintu dan menyuruhnya keluar dengan paksa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Susah payah saya menata ruangan ini. Yang pasti tidak sendirian. Banyak orang yang telah masuk ke sini, membantu mempercantik ruangan ini. Mulanya mereka hanya singgah. Perlahan, dengan komunikasi yang mendalam dengan saya mereka pun betah tinggal di sini. Padahal yang mereka lakukan hanya duduk di kursi masing-masing, berbisik pada saya agar saya tidak salah meletakkan perabotan. Kalau saya bandel, mereka cukup berteriak dan saya pun jadi lebih sadar untuk menentukan posisi yang pas dimana saya bisa meletakkan perabotan yang saya miliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka adalah sahabat-sahabat saya yang baru singgah empat tahun lalu. Dalam waktu yang sesingkat itu, mereka sudah sangat berjasa membuat ruangan yang saya miliki ini menjadi lebih menarik. Karena itu saya siapkan kursi yang nyaman khusus untuk mereka. Yah, ruangan saya ini memiliki banyak kursi. Seperti menonton sebuah konser, setiap orang harus menunjukkan tiket untuk bisa duduk di kursi yang ingin ditempati. Namun sekali lagi saya-lah yang menentukan di kursi mana dia bisa duduk. Setinggi apapun penawarannya, kalau dia tidak bisa memuaskan saya, saya tidak akan memberinya kursi yang layak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tenang saja. Saya tidak sejahat itu. Saya akan usahakan agar setiap orang yang masuk bisa duduk di kursi yang nyaman. Hanya saja, jangan iri kalau hanya orang-orang tertentu yang saya perlakukan dengan sangat baik. Bukan karena mereka lebih dulu tinggal di situ, tetapi mereka bisa mengisi ruangan itu dengan pernak-pernik menawan yang sebelumnya tidak ada atau tinggal sedikit dalam ruangan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu lagi, saya punya kursi spesial lo. Tapi hanya berdaya muat dua orang. Saya dan satu orang lagi. Yang membuat saya heran, kenapa dia sangat betah duduk di sana? Kenapa saya enggan untuk menyuruhnya berpindah kursi atau sekalian keluar saja dari sini? Padahal dia sudah sering mengotori ruangan saya ini. Meskipun toh pada akhirnya dia sendiri juga yang membersihkannya. Ah, saya sendiri pun tidak tahu jawabannya. Alasan yang bisa saya kemukakan hanya sebuah hasrat dari dalam  ruangan ini yang cukup kuat untuk menahannya tetap tinggal. Dan itu sangat kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang, saya harus lebih berhati-hati untuk menggunakan kunci yang saya pegang ini. Gawat sekali kalau saya mengundang orang baru (lagi). Apalagi kalau dia sangat teliti dengan ruangan yang saya miliki ini. Aura ruangan saya pasti akan penuh dengan kenangan-kenangan yang sulit dibersihkan. Seperti yang saya rasakan saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;PS.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;'ruangan yang saya maksud adalah hati saya. trims buat teman-teman atas &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;support&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;-nya selama ini, hingga saya bisa seperti sekarang. trims juga untuk yang menempati kursi spesial bersama saya. kalian semua akan tetap tinggal di hati saya'&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;'gambar asli dipinjam dari &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a style="font-family: times new roman;" href="http://younghee.com/wp/wp-content/uploads/2008/05/200804_stmartins_key1.jpg"&gt;sini&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;'&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1380817060757621745-292585990503893990?l=blitarmanise.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blitarmanise.blogspot.com/feeds/292585990503893990/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blitarmanise.blogspot.com/2009/08/vip-room.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1380817060757621745/posts/default/292585990503893990'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1380817060757621745/posts/default/292585990503893990'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blitarmanise.blogspot.com/2009/08/vip-room.html' title='VIP room'/><author><name>Daysee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13764298556264911718</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Sv698VhLCD8/S0__yTj3oTI/AAAAAAAAAI4/KY17jobs7cc/S220/1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Sv698VhLCD8/SoOfRaod1II/AAAAAAAAAGY/XGWHgvj3ulA/s72-c/xuwagbnt.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1380817060757621745.post-8093369781037796173</id><published>2009-07-28T09:21:00.010+07:00</published><updated>2009-08-10T11:01:35.321+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Meja Penulis'/><title type='text'>Kamis: Gerimis dan Tangis</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Cerita ini adalah realita dari sebuah suara hati yang saya &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;sharing&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;-kan di &lt;a href="http://www.facebook.com/"&gt;facebook&lt;/a&gt; beberapa minggu yang lalu. Barisan kata yang saya rangkai menjadi kalimat berikut:"Saya siap menangis dalam kehilangan dan harus siap menangis pula dalam rasa kehilangan yang paling besar, KEMATIAN", ternyata bukanlah sebuah kalimat yang tanpa makna.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya saya tidak pernah menyangka kalau kalimat yang saya susun untuk menggambarkan kekuatiran saya kala itu akan benar-benar terjadi sesudahnya. Hari itu, Kamis 23 Juli 2009, langit tidak secerah biasanya. Awan kelabu memaksa langit mengucurkan tetesan-tetesan peluhnya. Ini adalah hujan pertama setelah teriknya matahari menguasai hari-hari dalam bulan ini. Perubahan ini cukup meningkatkan rasa malas saya untuk melangkahkan kaki ke jalan. Apa daya, saya pun harus mengusir rasa malas itu untuk kembali menunaikan kewajiban sebagai pekerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rupanya saya hanya berhasil melakukannya di perjalanan. Sesampai tempat saya bekerja pun, rasa malas itu kembali datang. Hasilnya, tidak satu pekerjaan pun bisa saya selesaikan dengan baik. Kehadiran teman lama menambah tumpukan pekerjaan yang tertunda tetapi cukup untuk mengisi sebagian ruang di hati saya dengan kebahagiaan. Sedikit bernostalgia dengan berlembar-lembar cerita lucu dan naif di masa lalu mendorong saraf-saraf tawa di sekujur tubuh saya bekerja dengan sangat baik dan berlangsung dalam sekian jam pada siang itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau saya pikir-pikir sekarang, mungkin hal itu dianugerahkan pada saya sebagai pemanasan agar saya tidak kaget menghadapi peristiwa memilukan di malam harinya yang terjadi persis seperti apa yang saya kemukakan di awal cerita ini. Gerimis yang turun sepanjang hari ini mungkin juga adalah salah satu bentuk rasa solider sang alam terhadap kesedihan saya. Bermula dari perbincangan saya melalui sms dengan orang terdekat malam itu.  Sebuah masalah yang sama kembali ia utarakan dan kali ini lebih berat. Tidak mungkin saya hanya jadi pendengar saja. Kata demi kata saya lontarkan sebagai upaya untuk menyelesaikan masalah ini. Tetap saja menemui jalan buntu. Malah, yang ada di benak saya adalah kekuatiran bahwa saya &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;akan&lt;/span&gt; kehilangan sesuatu, lebih tepatnya orang yang mengirimi saya sms tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah derai air mata yang harus saya tahan karena berdampingan dengan orang tua yang tidak mungkin harus saya libatkan dengan dilema yang saya hadapi, telepon berdering dan suara berat di ujung telepon yang lain memberi kabar bahwa saya harus menerima kenyataan kalau saya &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;sudah&lt;/span&gt; kehilangan yang lain. Ya, yang lain. Bukan orang yang sedari tadi saya pikirkan dan bukan hanya hilang di suatu tempat dimana suatu saat saya bisa menemuinya kembali. Tetapi hilang ke sebuah alam yang belum pernah saya singgahi dan menakutkan bagi banyak orang. Dia adalah seorang perempuan yang ditakdirkan sedarah dengan saya. Seorang perempuan renta yang syarat dengan pengorbanan di masa hidupnya. Dan sekarang saya sudah tidak bisa menyaksikan sosok nenek dalam balutan kebayanya. Saya sudah tidak bisa merasakan atu sekedar mencicip masakannya lagi. Masakan yang  sudah jarang diolah oleh perempuan-perempuan masa kini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepanjang malam saya terisak dalam sesal, mengutuki keegoisan saya yang berkepanjangan hingga saya mengabaikan apa yang namanya &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;peduli&lt;/span&gt;.  Bahkan orang yang sedarah dengan saya. Saat-saat menjelang kepergiannya, saya malah asyik dengan mimpi-mimpi semu yang kalaupun diwujudkan tidak akan menguntungkan siapapun, hanya kepuasan semu pula yang saya dapat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya sudahlah. Saya pun sudah sangat ikhlas karena di balik kesedihan yang terjadi selalu ada sisi positifnya. Itulah yang saya percayai. Dan karena kepercayaan itulah saya menjadi kuat. Meskipun saya yakin saya belum sempurna, setidaknya saya mempunyai keinginan untuk merubah diri saya menjadi lebih baik. Untuk tidak &lt;span style="font-style: italic;"&gt;melulu &lt;/span&gt;berprasangka buruk pada kehidupan yang keras. Keras tidak selalu buruk kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya jadi teringat pada &lt;a href="http://blitarmanise.blogspot.com/2009/07/mendapat-apa-yang-disebut-bahagia_20.html"&gt;tulisan terakhir saya&lt;/a&gt;. Waktu itu saya seperti berada di atas awan. Setelah sekian lama tidak merasakan hal yang seperti itu, saya seakan berada di puncak kebahagiaan. Dan sekarang saya rela untuk terbenam dalam lembah kesedihan yang amat curam. Kehidupan saya jungkir-balik dalam waktu yang  bisa dibilang sangat singkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau sekarang saya sangat sedih, itu wajar kan? &lt;span style="font-style: italic;"&gt;I'm human with many weakness in my body and soul. Yeah..like you. And then, we must be survive in any situations. Don't ever give up and do better than yesterday.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object width="425" height="344"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/mTp-OxfkCao&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1&amp;amp;"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/mTp-OxfkCao&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1&amp;amp;" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1380817060757621745-8093369781037796173?l=blitarmanise.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blitarmanise.blogspot.com/feeds/8093369781037796173/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blitarmanise.blogspot.com/2009/07/kamis-gerimis-dan-tangis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1380817060757621745/posts/default/8093369781037796173'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1380817060757621745/posts/default/8093369781037796173'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blitarmanise.blogspot.com/2009/07/kamis-gerimis-dan-tangis.html' title='Kamis: Gerimis dan Tangis'/><author><name>Daysee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13764298556264911718</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Sv698VhLCD8/S0__yTj3oTI/AAAAAAAAAI4/KY17jobs7cc/S220/1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1380817060757621745.post-1702424868361510818</id><published>2009-07-20T17:56:00.002+07:00</published><updated>2009-10-22T10:36:23.251+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Meja Penulis'/><title type='text'>Mendapat Apa Yang Disebut Bahagia</title><content type='html'>Sejuknya hembus angin&lt;br /&gt;Telah redakan&lt;br /&gt;Segala amarah dalam hatimu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang kau sendiri tak mengerti&lt;br /&gt;Begitu mudah engkau kecewa&lt;br /&gt;Oh..dan ini seringkali terjadi&lt;br /&gt;setiap harapanmu tak terpenuhi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau coba menyendiri dan membisu&lt;br /&gt;Tuk memahami isi jiwamu&lt;br /&gt;Lalu tercipta sebuah lagu merdu&lt;br /&gt;Tempat curahan segala resah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kau ceritakan pada dunia&lt;br /&gt;Oh..tentang harapan dan angan-anganmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh..aku ingin dapat bebas lepas&lt;br /&gt;Aku ingin senantiasa merasa bahagia&lt;br /&gt;Aku ingin dapat terbang jauh&lt;br /&gt;Bila tiada yang peduli&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh..aku ingin dapat mengungkapkan&lt;br /&gt;Segala yang kurasakan dalam hati ini&lt;br /&gt;Aku ingin dapat terbang jauh&lt;br /&gt;Bila tiada yang mengerti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tampaknya &lt;a href="http://www.indralesmana.com/"&gt;Mas Indra Lesmana&lt;/a&gt; ini sangat mengerti apa yang saya rasakan saat ini. (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;*emang ada hubungan apa dengan gue&lt;a href="http://emoticonizer.info/"&gt;&lt;img border="0" src="http://i307.photobucket.com/albums/nn293/emonizer/em5/drool11.gif" /&gt;&lt;/a&gt;)&lt;/span&gt;. Secara lirik lagu "Aku ingin"-nya sangat klop dengan gambaran perasaan saya saat ini. Atau mungkin bukan hanya saya. Kamu juga kan? Siapa sih yang tidak ingin bahagia?&lt;br /&gt;Setelah berperang dengan kehampaan yang amat dahsyat, akhirnya saya menemukan kesegaran yang cukup menenangkan hati dan pikiran saya. Terbang bebas menuruti apa yang menjadi 'ingin' saya. Benar-benar lepas menggapai kesatuan 'ingin' saya.&lt;br /&gt;Dan di tempat itulah, awal mula saya mendapatkan 'ingin' itu. Tempat itu seperti telah sengaja diatur sedemikian &lt;span style="font-style: italic;"&gt;apik&lt;/span&gt; hingga setiap orang yang menghampirinya merasa seperti berada dalam serpihan surga dunia. Meskipun saat itu bukan kali pertama saya menginjakkan kaki atau bahkan menelusur kawasan wisata itu. Tapi entah kenapa, harus saat itu saya merasakan ketenangan, kebebasan dan semua perasaan campur aduk yang tidak ada satupun yang tidak diinginkan oleh manusia. (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;tidak bingung kan memahami kalimat?&lt;/span&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memasuki gerbang kota, visual saya sudah dimanjakan oleh deretan bangunan yang satu dengan yang lain mempunyai keunikan masing-masing dan saya hanya bisa berkata "&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;amazing&lt;/span&gt;". Hampir setiap rumah memamerkan tanaman hias yang ditata dengan rapi di atas pot di teras masing-masing ataupun dijajar di dalam &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Greenhouse"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;green house&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; untuk tanaman yang memang sengaja dikembangbiakkan dalam jumlah banyak. Dilihat dari banyak segi, saya pikir penduduk di sini adalah kalangan menengah ke atas. Mungkin karena setiap jengkal tempat ini bisa dijadikan potensi ekonomi yang menjanjikan dan memang benar-benar dimanfaatkan oleh penduduk setempat. Fasilitas yang disediakan sebagai pelengkap wajib kota wisata seperti hotel, restoran, karaoke, kafe dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;massage&lt;/span&gt; (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;pijat ++ kali&lt;/span&gt;..&lt;span style="font-style: italic;"&gt;hush!!&lt;/span&gt;) tak kalah menarik. Ada yang mengusung gaya Eropa, Belanda dan Indonesia sendiri tentunya. Sepertinya bangunan-bangunan itu dirancang oleh Arsitek yang tidak bisa dibilang amatir. Dan kalau saya pikir lagi, pemerintah kota ini sangat berperan dan cukup banyak andil dalam tata kota yang demikian indah yang sekaligus merupakan trik juga untuk meningkatkan pendapatan daerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedikit menanjak, pemandangan yang disuguhkan semakin mengagumkan. Keaslian alam yang memang sudah menawan ditambah campur tangan manusia yang entah otaknya terbuat dari apa hingga tercipta sesuatu yang mengagumkan di kanan dan kiri jalan. Persawahan dengan tanaman sayur yang memang ditakdirkan untuk tumbuh di daerah dengan suhu dingin seperti tempat yang saya kunjungi ini membentang mengikuti gundukan bukit di kanan-kiri jalan itu. Sebagian dibuat bertingkat-tingkat yang semasa saya masih mendapat pelajaran IPS dulu dikenal dengan sengkedan. Saya semakin takjub menyaksikan cahaya kuning yang dipendarkan oleh sinar mentari siang itu. Dan ternyata cahaya itu adalah fatamorgana dari ujung daun-daun kol yang sudah membusuk. Kok dibiarkan saja ya?Atau busuk karena apa?Ah, saya toh tidak berminat jadi ahli pertanian. Tapi tetap saja ingin tahu dan sampai sekarang masih kesal karena belum mendapat jawabannya. Ya sudahlah. Masih banyak yang harus saya nikmati.&lt;br /&gt;Benar, jalanan di depan masih menyisakan berjuta keelokan. Jalanan yang meliuk-liuk dengan lembah yang tidak terlalu curam dan bukit-bukit yang tidak terlalu jauh dari tepi jalan turut menyerasikan daya tarik kawasan tersebut. Menikmatinya dengan berkuda besi seperti cara saya ini adalah cara yang paling tepat. Jalan yang sempit tidak menjadi halangan untuk menghentikan kendaraan dengan tiba-tiba. Saya bisa berkata begini karena waktu itu sempat terganggu dengan mobil di depan saya yang tidak menyisakan sedikit jalan untuk dilewati oleh pengendara kecil di belakangnya. Apalagi kalau mereka mengerem mendadak. Bisa saya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;cuap-cuap&lt;/span&gt; tuh&lt;a href="http://emoticonizer.info/"&gt;&lt;img border="0" src="http://i307.photobucket.com/albums/nn293/emonizer/em3/lol.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari menjelang sore dan saya bersama &lt;span style="font-style: italic;"&gt;partner&lt;/span&gt; saya melaju dengan kecepatan tinggi agar cepat sampai di tempat yang sudah kami rencanakan. Pemandian air panas. Pas buat kondisi tubuh saya yang kurang fit. Kata si mbah saya, mandi air panas (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;maksudnya hangat&lt;/span&gt;) berkhasiat untuk mengurangi pegal-pegal. Setelah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;googling&lt;/span&gt;, ternyata khasiatnya bukan cuma itu. Bisa juga untuk mengurangi stres, mengobati flu, sakit kepala, penyakit kulit dan masih banyak lagi. Tidak muat untuk di-&lt;span style="font-style: italic;"&gt;posting&lt;/span&gt; di halaman ini kalau saya ulas lebih rinci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langsung saja saya&lt;span style="font-style: italic;"&gt; nyemplung&lt;/span&gt; sembari membuat beberapa gerakan sederhana (baca:berenang) untuk melemaskan badan. Tidak lama sih, cuma satu jam-an. Dan hasilnya luar biasa aneh. Begini kronologisnya. Di kolam yang saya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;cemplungi&lt;/span&gt; itu airnya suam-suam kuku. Saya naik dan berjalan menuju kamar ganti dan bersentuhan dengan udara yang bersuhu pegunungan. Selanjutnya, saya membilasnya dengan air bersih yang ada di dalam kamar mandi dengan suhu di atas air kolam tempat saya berenang tadi. Lebih tepatnya, agak lebih panas. Kombinasi yang cukup menyakiti sendi. Hangat-dingin-panas. Sepertinya kulit saya ini akan dijadikan makanan atau apa hingga harus melewati prosedur yang demikian. Untung saja saya bersama &lt;span style="font-style: italic;"&gt;partner&lt;/span&gt; yang klop sehingga setiap gangguan-gangguan kecil terasa tidak berarti kalau sudah bercengkerama dengannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang surya mulai menghilang di kaki langit. Kami meninggalkan tempat itu dan kembali takjub menyaksikan kabut tipis yang menyelimuti lembah dan bukit di tepi jalan yang kami lewati. Aksesoris alami yang cantik. Saya sudah kehabisan kata-kata untuk menggambarkannya, terlebih apa yang saya rasakan di sini, di hati saya. Saya pun sadar kalau kebahagiaan yang saya dapatkan hari itu bukan hanya karena nikmatnya penjelajahan visual saya, tetapi lebih karena perpaduan keinginan dan kekaguman akan sesuatu yang sama dengan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;dia&lt;/span&gt; yang menghantarkan saya ke tempat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: red; font-family: lucida grande;"&gt;PS.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: red; font-family: lucida grande;"&gt;'tempat yang saya kisahkan adalah Kota Batu'&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: red; font-family: lucida grande;"&gt;&lt;br /&gt;'lirik milik &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.indralesmana.com/" style="color: red; font-family: lucida grande;"&gt;Indra Lesmana&lt;/a&gt;&lt;span style="color: red; font-family: lucida grande;"&gt;'&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: red; font-family: lucida grande;"&gt;&lt;br /&gt;'ucapan terima kasih untuk &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;dia&lt;/span&gt; yang berbagi arti keindahan bersama saya. Mari kita buat episode yang lebih menarik'&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1380817060757621745-1702424868361510818?l=blitarmanise.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blitarmanise.blogspot.com/feeds/1702424868361510818/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blitarmanise.blogspot.com/2009/07/mendapat-apa-yang-disebut-bahagia_20.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1380817060757621745/posts/default/1702424868361510818'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1380817060757621745/posts/default/1702424868361510818'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blitarmanise.blogspot.com/2009/07/mendapat-apa-yang-disebut-bahagia_20.html' title='Mendapat Apa Yang Disebut Bahagia'/><author><name>Daysee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13764298556264911718</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Sv698VhLCD8/S0__yTj3oTI/AAAAAAAAAI4/KY17jobs7cc/S220/1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i307.photobucket.com/albums/nn293/emonizer/em5/th_drool11.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1380817060757621745.post-405338439050828764</id><published>2009-07-18T10:18:00.004+07:00</published><updated>2009-07-18T11:53:48.845+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Surat kabar'/><title type='text'>Teror (lagi)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_Sv698VhLCD8/SmFUrgP_NLI/AAAAAAAAAFo/jhZCne0woNE/s1600-h/frightened+copy.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 266px; height: 400px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Sv698VhLCD8/SmFUrgP_NLI/AAAAAAAAAFo/jhZCne0woNE/s400/frightened+copy.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5359658137915700402" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Seorang pria paruh baya terpontang-panting di tengah kepanikan, berniat meminta uluran tangan dari orang-orang yang lalu lalang di jalanan kawasan itu. Namun, banyak orang merasa enggan. Entah takut, sibuk, atau memang tidak peduli.&lt;br /&gt;Begitulah kira-kira gambaran yang saya tangkap dari pernyataan seorang saksi selamat dalam peristiwa ledakan bom di Hotel JW Marriot dan Ritz Clarton, Jakarta kemarin kurang lebih jam delapan pagi yang diwawancarai oleh reporter sebuah stasiun tv swasta. Sebelumnya saya ucapkan bela sungkawa untuk para korban.&lt;br /&gt;Saya tidak pernah membayangkan rentetan peristiwa pemboman yang pernah terjadi di Indonesia bakal terulang. Saya tidak pernah habis pikir, apa untungnya bagi mereka (baca: pelaku) melakukan tindakan anarkhi seperti ini? Puaskah? Pikiran seperti apa yang bisa mengatur hatinya untuk menjadi puas, atau menginstruksi bibirnya untuk mengukir sebuah senyuman sedangkan banyak orang mengalirkan berkubik-kubik air mata? Saya hanya bisa bersimpati untuk orang-orang yang demikian. Dan saya harap kejadian seperti ini tidak akan terulang. Saya harap setiap orang termasuk saya mau untuk menanggalkan keegoisan dan obsesi yang mengancam keselamatan orang lain. Demi perdamaian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;* gambar dicuri dari &lt;a href="http://www.clearfear.com/clearfearsongpics/frightened.jpg"&gt;sini&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1380817060757621745-405338439050828764?l=blitarmanise.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blitarmanise.blogspot.com/feeds/405338439050828764/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blitarmanise.blogspot.com/2009/07/teror-lagi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1380817060757621745/posts/default/405338439050828764'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1380817060757621745/posts/default/405338439050828764'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blitarmanise.blogspot.com/2009/07/teror-lagi.html' title='Teror (lagi)'/><author><name>Daysee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13764298556264911718</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Sv698VhLCD8/S0__yTj3oTI/AAAAAAAAAI4/KY17jobs7cc/S220/1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Sv698VhLCD8/SmFUrgP_NLI/AAAAAAAAAFo/jhZCne0woNE/s72-c/frightened+copy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1380817060757621745.post-7637297083773791598</id><published>2009-06-26T11:25:00.001+07:00</published><updated>2009-07-18T14:06:04.985+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Surat kabar'/><title type='text'>Selamat jalan Michael Jackson</title><content type='html'>&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Shocked and unbelieved&lt;/span&gt;. Itulah gambaran perasaan saya saat tak sengaja membuka pintu gerbang dunia maya pagi ini.Foto &lt;a href="http://www.allmichaeljackson.com/biography.html"&gt;Michael Jackson&lt;/a&gt; terpampang dengan jelas dalam headline &lt;a href="http://www.yahoo.com/"&gt;yahoo&lt;/a&gt;, ,"&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Michael Jackson dies in LA&lt;/span&gt;". Saya pun langsung cek situs-situs lain yang memaparkan warta serupa dan didapat informasi bahwa penyebab kematian &lt;span style="font-style: italic;"&gt;The King of Pop&lt;/span&gt; tersebut adalah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;cardiac arrest&lt;/span&gt;  atau yang lebih dikenal dengan serangan jantung mendadak. Dia meninggal dalam usia 50 tahun. Diduga hal ini dipicu oleh stres dalam menyiapkan konser tunggalnya di London bulan Juli mendatang. Tapi kabarnya, kondisi kesehatan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Jacko&lt;/span&gt; (nama panggilannya) memang tidak begitu bagus.&lt;br /&gt;Tentunya, dunia sangat merasa kehilangan mengingat begitu banyak prestasi yang dia torehkan di dunia musik dan hiburan.  Meskipun dunianya juga diwarnai banyak skandal. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Nobodies perfect&lt;/span&gt; kan?&lt;br /&gt;Saya termasuk satu dari sekian banyak orang yang mengaguminya. Khususnya lagu &lt;a style="font-style: italic;" href="http://www.youtube.com/watch?v=sm-TlW9gXmk&amp;amp;NR=1"&gt;"Heal the world"&lt;/a&gt; yang saya putar berulang kali saat pertama kali mendengarnya. Ada pesan perdamaian di sana, seperti yang terdapat pada sebagian besar koleksi lagunya. Itulah yang menjadi kekhasannya, yang sedikit dimiliki oleh musisi lain. Pernah juga dia berkolaborasi dengan  &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Lionel_Richie"&gt;Lionel Richie&lt;/a&gt;,&lt;a href="http://www.tunegenie.com/bio/MN0000622805/stevie-wonder/"&gt;Stevie Wonder&lt;/a&gt; dan musisi-musisi lain yang populer di jamannya sebagai persembahan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;USA for Africa&lt;/span&gt; dengan judul &lt;a style="font-style: italic;" href="http://www.youtube.com/watch?v=WmxT21uFRwM"&gt;"We are the world"&lt;/a&gt;. Lagu itu benar-benar menyentuh dan akan tetap tersimpan rapi dalam album favorit saya.&lt;br /&gt;Selamat jalan Michael Jackson.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Sv698VhLCD8/SkR5lnZb45I/AAAAAAAAAFg/jxC0rTdh0U4/s1600-h/353209503_dffa0a8dc6.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 202px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Sv698VhLCD8/SkR5lnZb45I/AAAAAAAAAFg/jxC0rTdh0U4/s400/353209503_dffa0a8dc6.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5351535944360780690" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Like anybody, I would like to live a long                                        life. Longevity has its place. But I'm not                                        concerned about that now. I just want to                                        do God's will. And He's allowed me to go                                        up to the mountain. And I've looked over.                                        And I've seen the promised land. I may not                                        get there with you.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;                                       &lt;a href="http://www.woopidoo.com/business_quotes/authors/martin-luther-king/index.htm" title="Martin Luther King Junior quotes"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;Martin                                        Luther King Jr&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;a href="http://www.woopidoo.com/business_quotes/authors/martin-luther-king/index.htm" title="Martin Luther King Junior quotes"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=";font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p align="center"&gt; &lt;big&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/big&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;p&gt;&lt;big&gt;&lt;i&gt;Good men must die, but death can not kill their names&lt;/i&gt;&lt;/big&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; ---Proverbs &lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;*gambar di-&lt;span style="font-style: italic;"&gt;copy&lt;/span&gt; dari  &lt;/span&gt;&lt;a style="font-family: times new roman;" href="http://www.brandedinthe80s.com/index.php?post_id=237992"&gt;www.brandedinthe80s.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.musicbabylon.com/artist/odyssey/embrace_the_galaxy/182014-requiem_for_a_dream-lyrics.htm"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1380817060757621745-7637297083773791598?l=blitarmanise.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blitarmanise.blogspot.com/feeds/7637297083773791598/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blitarmanise.blogspot.com/2009/06/selamat-jalan-michael-jackson.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1380817060757621745/posts/default/7637297083773791598'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1380817060757621745/posts/default/7637297083773791598'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blitarmanise.blogspot.com/2009/06/selamat-jalan-michael-jackson.html' title='Selamat jalan Michael Jackson'/><author><name>Daysee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13764298556264911718</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Sv698VhLCD8/S0__yTj3oTI/AAAAAAAAAI4/KY17jobs7cc/S220/1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Sv698VhLCD8/SkR5lnZb45I/AAAAAAAAAFg/jxC0rTdh0U4/s72-c/353209503_dffa0a8dc6.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1380817060757621745.post-1480562646323617370</id><published>2009-06-21T14:04:00.000+07:00</published><updated>2009-06-23T10:09:48.567+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Rak foto'/><title type='text'>Edit foto kilat</title><content type='html'>Bulan juni adalah bulan kebebasan bagi saya. Untuk sejenak saya meliburkan diri dari pekerjaan  sampingan saya sebagai...(kasih tau nanti saja deh&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/7.gif" border="0" height="18" width="18"&gt;). Pokoknya saya memiliki waktu senggang lebih banyak dibanding bulan-bulan lain. Tapi bukan berarti selepas kerja saya mesti &lt;span style="font-style: italic;"&gt;enjoy&lt;/span&gt; tidur-tiduran di rumah karena tidak ada pekerjaan lain yang harus saya kerjakan. Itu sangat menjemukan. Biasanya saya mengisi waktu luang dengan duduk (lagi) di depan komputer tapi kali ini bukan untuk menuruti keinginan atasan melainkan meladeni kegemaran pribadi. Satu hal yang sangat menarik minat saya akhir-akhir ini adalah bermain dengan foto. Sebenarnya ketertarikan saya dengan foto sudah sejak lama. Hanya saja kesempatan untuk belajar lebih jauh baru datang sekarang. Rela juga untuk duduk berjam-jam demi mendapatkan hasil yang memuaskan.&lt;br /&gt;Suatu sore, saya sedang asyik jalan-jalan di dunia maya dan menemukan situs seorang selebblogger. Dari situ, saya temukan tautan demi tautan yang mengarah pada selebblogger lain. Namanya juga selebbloger, isi artikelnya pasti berisi info yang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;up to date&lt;/span&gt; atau paling tidak gaya penulisan yang menarik. Ada satu judul yang memaksa saya untuk mengobok-ngobok isinya, yaitu "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Edit foto tanpa software, bisa lho.."&lt;/span&gt; yang diposting oleh &lt;a href="http://chikastuff.wordpress.com/"&gt;mbak chika&lt;/a&gt;. Di situ saya menemukan beberapa software yang memberikan layanan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Online photo editing&lt;/span&gt; diantaranya adalah &lt;a href="http://www.loonapix.com/"&gt;loonapix&lt;/a&gt;,&lt;a href="http://www.picnik.com/"&gt; picnik&lt;/a&gt;,&lt;a href="http://www.splashup.com/"&gt; splashup&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://fotoflexer.com/"&gt;fotoflexer&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://www.magmypic.com/"&gt;magmypic&lt;/a&gt;. Saya langsung meluncur ke TKP. Ternyata caranya sangat mudah. Tinggal upload foto yang ingin diedit, selanjutnya tambahkan efek, pernak-pernik, ataupun teks yang kita mau. Salah satu layanan yang saya coba adalah di &lt;a href="http://www.loonapix.com/"&gt;loonapix&lt;/a&gt; karena kita bisa langsung meng&lt;span style="font-style: italic;"&gt;-edit&lt;/span&gt; tanpa registrasi dan kebetulan saya suka dengan pilihan efek-efek yang disediakan. Berikut ini adalah hasil &lt;span style="font-style: italic;"&gt;edit&lt;/span&gt;-an foto saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Sv698VhLCD8/Sj8kCO44N-I/AAAAAAAAAFY/fLXqgPGN_Dg/s1600-h/lunapix.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Sv698VhLCD8/Sj8kCO44N-I/AAAAAAAAAFY/fLXqgPGN_Dg/s400/lunapix.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5350034503114438626" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Silahkan coba layanan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Online photo editing &lt;/span&gt;yang lain dan selamat berkreasi&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/16.gif" border="0" height="18" width="18" /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1380817060757621745-1480562646323617370?l=blitarmanise.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blitarmanise.blogspot.com/feeds/1480562646323617370/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blitarmanise.blogspot.com/2009/06/edit-foto-kilat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1380817060757621745/posts/default/1480562646323617370'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1380817060757621745/posts/default/1480562646323617370'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blitarmanise.blogspot.com/2009/06/edit-foto-kilat.html' title='Edit foto kilat'/><author><name>Daysee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13764298556264911718</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Sv698VhLCD8/S0__yTj3oTI/AAAAAAAAAI4/KY17jobs7cc/S220/1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Sv698VhLCD8/Sj8kCO44N-I/AAAAAAAAAFY/fLXqgPGN_Dg/s72-c/lunapix.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1380817060757621745.post-4849333698898984339</id><published>2009-06-12T12:17:00.000+07:00</published><updated>2009-06-22T11:00:57.479+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Meja Penulis'/><title type='text'>Malang di kota Malang</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(153, 102, 51);"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman;" &gt;Sekedar bercerita tentang kisah saya beberapa hari yang lalu. Berniat meng-goal-kan satu keinginan yang sudah lama diplanning. Tapi belum sampai setengah jalan, malah kesremawutan yang saya alami. Tak bisa saya bayangkan bagaimana hasil akhirnya, kalau dalam prosesnya saja sudah sedemikian amburadul.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Liburan yang sudah lama saya nanti-nantikan setelah hampir sebulan penuh saya relakan diri berada di antara tumpukan kertas dan rasa kantuk yang berat akibat &lt;em&gt;side job&lt;/em&gt; yang lumayan menyita waktu, ternyata pada hari-H melenceng jauh dari bayangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak menyadari kalau hari itu adalah &lt;em&gt;weekend&lt;/em&gt;. Jalanan terlalu macet dan buruk untuk dinikmati keasriannya. Apalagi perjalanan ini saya tempuh dengan bis. Meskipun banyak pemandangan alam yang saya lewati, tetap saja masih menyisakan kepenatan yang cukup mengusik. Kondisi tubuh pun turut mendukung suasana yang saya rasakan kala itu. Mungkin porsi sarapan saya hari ini terlalu sedikit hingga energi yang dihasilkan tidak tersuplai dengan seimbang di tubuh saya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan pun terpaksa saya nikmati dengan tetap membiarkan sang sopir menginjakkan rem mendadak beberapa kali - hampir menubruk kendaraan kecil di depannya. Isi perut saya mungkin sempat juga tertukar posisi&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/17.gif" border="0" height="18" width="18"&gt; . Selang dua jam, barulah saya tiba di kota tujuan - Malang. Tidak sabar untuk melanjutkan rencana, saya pun melangkahkan kaki ke dalam angkutan kota yang tampaknya akan mendahului angkutan-angkutan lainnya karena sudah penuh penumpang. Mobil melaju dengan kecepatan sedang sesaat setelah&lt;em&gt; mas sopir&lt;/em&gt; menarik kemudinya. Sementara saya sedang meneguk minuman untuk membangun kembali ketenangan akibat perjalanan yang kurang menyenangkan. Dan tak disangka, ketenangan yang hampir saya dapatkan terusik lagi karena angkutan yang saya tumpangi tiba-tiba berhenti di tengah jalan-mogok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si &lt;em&gt;mas sopir&lt;/em&gt; dan &lt;em&gt;mas kenek&lt;/em&gt; pun ngomel-ngomel khas &lt;em&gt;kera ngalam &lt;/em&gt;sembari memperbaiki mesin dan menyaksikan satu per satu penumpangnya berganti mobil,termasuk saya. Dalam hati saya bertanya,"Inikah Malang sekarang?", seakan sudah bertahun-tahun tidak menginjakkan kaki di kota ini. Padahal baru sebulan yang lalu saya singgah. Mungkin karena empat tahun saya berada di sini belum pernah merasa sepanas dan semacet hari ini. Malang yang saya kenal adalah malang yang mempunyai sejuta pesona yang selalu menyisakan kerinduan yang mendalam bagi setiap orang yang bermukim ataupun sekedar singgah di sana. Dengan puluhan Universitas yang membuatnya menjadi daya tarik setiap pelajar dari berbagai daerah yang tersebar di pelosok nusantara untuk menimba ilmu di kota ini, menciptakan warna-warni budaya yang terasimilasi dengan kebudayaan setempat. Hal ini membuat setiap sudut kota Malang terasa menarik. Namun, kesan yang saya tangkap saat itu tidak demikian. Kota itu terasa asing dengan banyak orang yang asing pula bagi saya. Mungkin saya belum siap untuk menyaksikan satu demi satu teman-teman kuliah saya kembali ke tempat asal mereka untuk menerapkan ilmu yang diperoleh selama kuliah. Saya pun belum menyadari kalau senyuman dan tegur sapa mereka tidak akan sempat lagi saya saksikan di kota ini. Ah, sudahlah. Ada pertemuan, ada juga perpisahan. Ada kebersamaan, ada kesendirian. Itulah hukum alam. &lt;em&gt;So, life must go on.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan tak terasa saya sudah sampai di tempat tujuan. Bertemu dengan seseorang (pria) yang saya rindukan, tiba-tiba segaris senyuman mulai menyembul dari bibir saya. Tapi itu tidak berlangsung lama setelah beberapa kali obrolan yang kami lakukan terasa begitu hambar. Saya menyadari keadaannya yang masih lemas karena sakit. Seharusnya saya bisa membangkitkan semangatnya dengan canda atau apapun yang bisa membuatnya sejenak tak merasa sakit sekalipun sedang sakit. Mengingat suasana hati saya yang juga sedang kacau, hal itu tidak saya lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Detik demi detik pun berganti dan suasana tak kunjung cair. Ditambah lagi kesalahan demi kesalahan yang saya lakukan. Aduh!Semakin tidak enak saja. Saya ceroboh lagi. Hal yang biasa saya lakukan dan dia tau itu. Biasanya dia bisa memaklumi hal ini. Untuk kali ini, dengan keadaannya yang seperti itu, saya bisa mengerti kalau dia merasa terganggu. Salut juga dengan sikapnya yang tak membiarkan amarahnya meluap terlalu lama. Mungkin karena dia tidak tega memandang ekspresi wajah saya yang tergambar jelas sedang menyimpan suatu kesedihan plus kebingungan plus kecemasan, pokoknya perasaan yang serba tidak enak. Dia pun berinisiatif untuk mengikutsertakan teman-temannya dalam aktifitas kami selanjutnya. Saya juga telah mengenal teman-temannya dengan cukup baik setelah dia mengenalkannya kepada saya sekalipun hanya &lt;em&gt;say hi&lt;/em&gt; yang bisa terucap dari bibir saya. Akhirnya, suasana perlahan berubah menjadi nyaman dan saya berusaha menikmatinya. Namun, hal itu tidak mengurangi penyesalan di hati saya. Tibalah waktu saya pulang dengan membawa sebuah PR besar yaitu bagaimana menjaga sikap dalam suasana hati seburuk apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;em&gt;*Coretan ini ditujukan untuk seseorang sebagai isyarat kata maaf yang tulus dari lubuk hati saya&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1380817060757621745-4849333698898984339?l=blitarmanise.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blitarmanise.blogspot.com/feeds/4849333698898984339/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blitarmanise.blogspot.com/2009/06/malang-di-kota-malang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1380817060757621745/posts/default/4849333698898984339'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1380817060757621745/posts/default/4849333698898984339'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blitarmanise.blogspot.com/2009/06/malang-di-kota-malang.html' title='Malang di kota Malang'/><author><name>Daysee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13764298556264911718</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Sv698VhLCD8/S0__yTj3oTI/AAAAAAAAAI4/KY17jobs7cc/S220/1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1380817060757621745.post-2786883222260828717</id><published>2009-06-01T13:04:00.000+07:00</published><updated>2009-06-17T13:53:01.846+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Atap kehidupan'/><title type='text'>Sulitnya menaruh kepercayaan???</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Sekilas teringat kasus yang masih santer terdengar melalui berbagai media. Kasus Pak Antasari Ashar, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi yang menjadi terdakwa pembunuhan Nasrudin Zulkarnain.Yang menarik, kasus tersebut telah banyak memunculkan public figure baru. Karena sorotan media,yang semula tidak nampak keeksisannya di media cetak maupun elektronik, mendadak dalam kasus tersebut kepopuleran mereka sedikit banyak terangkat ke permukaan. Tentunya dengan citra yang berbeda-beda menurut pandangan penikmat berita.&lt;br /&gt;Ada satu hal yang sampai sekarang masih tersimpan dalam ingatanku. Yakni saat Pak Antasari bersama sang isteri mengadakan jumpa pers untuk melakukan klarifikasi atas keterlibatannya dalam kasus tersebut,statement yang diungkapkan oleh sang isteri benar-benar membuatku terpukau.Dengan tenang dan bijak berulang kali ia mengatakan "Saya percaya dengan bapak". Bahkan dalam beberapa kali wawancara pasca Pak Antasari berada dalam tahanan, ia tetap mengucapkan kalimat tersebut. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;br /&gt;Asal-usul timbulnya rasa percaya yang begitu besar pada orang yang dicintai hanya dia yang tahu.Yang jelas,aku kurang setuju dengan anggapan bahwa cinta = 100% percaya. Bagiku, kepercayaan antar pribadi cenderung timbul karena sikap satu sama lain yang sama-sama bisa menjaga komitmen. Bukan ditentukan oleh kadar cinta yang dimilikinya. Malah menurutku saat seseorang merasa kurang percaya, itu lebih karena rasa takut sebagai bagian dari keterbatasan manusia bahwa orang yang dicintainya bisa saja melanggar komitmen yang dibuat bersama akibat beberapa hal yang juga merupakan keterbatasan sebagai manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adanya kesalahan fatal yang dibuat di masa lalu bisa juga menjadi faktor rasa kurang percaya tersebut. Hal ini seperti pepatah yang mengatakan,"Butuh waktu lama membangun sebuah kepercayaan, namun waktu sekian detik saja dapat menghancurkannya".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pun menyadari bahwa kurangnya kepercayaan bisa memicu banyak hal negatif seperti pertengkaran dan perasaan cemas yang berlebihan. Sebagai perempuan yang sering mengandalkan perasaan, hal ini seperti berada di luar ruang kendaliku meskipun telah banyak kali aku mencoba mengendalikannya. Usaha dari dalam diri sendiri sudah sepatutnya dilakukan, namun lebih baik lagi jika dilakukan berdua. Ada baiknya,masing-masing pihak saling memposisikan diri. Pria berusaha untuk menyelami dalamnya perasaan wanita. Demikian pula sebaliknya, wanita mencoba menemukan kemauan pria dalam setiap pemikirannya.&lt;br /&gt;Dengan begitu, mungkin kepercayaan bisa dibangun dengan kokoh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1380817060757621745-2786883222260828717?l=blitarmanise.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blitarmanise.blogspot.com/feeds/2786883222260828717/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blitarmanise.blogspot.com/2009/05/sulitnya-menaruh-kepercayaan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1380817060757621745/posts/default/2786883222260828717'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1380817060757621745/posts/default/2786883222260828717'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blitarmanise.blogspot.com/2009/05/sulitnya-menaruh-kepercayaan.html' title='Sulitnya menaruh kepercayaan???'/><author><name>Daysee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13764298556264911718</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Sv698VhLCD8/S0__yTj3oTI/AAAAAAAAAI4/KY17jobs7cc/S220/1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1380817060757621745.post-1590355858683067689</id><published>2009-05-27T13:20:00.000+07:00</published><updated>2009-06-17T13:59:56.987+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dinding Alam'/><title type='text'>Mengurangi dampak negatif plastik melalui pengelolaan sampah yang baik</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Sampah, salah satu faktor utama penyebab terjadinya bencana di bumi ini. Banjir, tanah longsor, bahkan akhir-akhir ini salah satu korban harus rela kehilangan nyawanya karena tertimbun sampah yang menggunung adalah beberapa contoh dampak negatif yang ditimbulkan akibat pengelolaan sampah yang kurang baik. Jadi, bukan salah sampah kalau akhirnya terjadi sesuatu yang tidak diinginkan di bumi ini, tetapi sikap penghasil sampah tersebut yang tidak bisa mengelolanya dengan baik.&lt;br /&gt;Untuk sampah yang bersifat alami seperti dedaunan dan sisa-sisa makanan tidak perlu dikuatirkan. Karena sampah jenis tersebut akan mengalami pembusukan dan terurai di dalam tanah dalam kurun waktu yang tidak lama. Sampah non alamiah lah yang perlu mendapat penanganan utama.&lt;br /&gt;Tidak bisa dipungkiri, modernisasi telah mengubah pola hidup manusia dari yang alamiah menjadi kimiawi. Salah satu bahan kimia yang mendominasi dunia saat ini adalah plastik dan sebagian besar digunakan untuk pembungkus berupa botol minuman, bungkus makanan, wadah kosmetik, serta kantong plastik yang akhirnya akan dibuang juga menjadi sampah. Padahal, jika di dalam tanah, butuh waktu minimal 1000 tahun untuk menguraikan sampah plastik tersebut. Pembakaran sampah plastik juga memiliki efek yang buruk pada atmosfer yakni menipisnya lapisan ozon. Lalu, apa solusinya?&lt;br /&gt;Salah satunya adalah dengan cara mengurangi penggunaannya. Beberapa negara di dunia telah berupaya untuk mengganti penggunaan kantong plastik dengan tas belanja yang terbuat dari kertas. Di Indonesia, kelompok yang berperan besar dalam pengurangan sampah plastik adalah pemulung. Dengan alasan pemenuhan ekonomi, secara tidak langsung mereka telah ikut andil dalam melestarikan bumi. Mereka yang dipandang sebelah mata saja bisa melakukan hal besar untuk bumi ini. Lalu bagaimana dengan kita?&lt;br /&gt;Semua hal besar selalu berawal dari hal kecil. Dengan tindakan sederhana yang kita lakukan-misalnya dengan memilah-milah jenis sampah yang ada di rumah-bisa menjadi pemulihan kecil untuk bumi ini. Dengan menyiapkan tempat berdasarkan jenisnya, satu tempat sampah untuk sampah alamiah seperti sampah makanan dan tempat sampah yang lain untuk sampah jenis non alamiah seperti plastik. Sampah alamiah kemudian dibakar atau ditimbun di dalam tanah. Sedangkan untuk sampah jenis plastik bisa diloakkan. Sampah-sampah plastik tersebut akan dijual ke pengepul dan selanjutnya didaur ulang di pabrik pengolahan sampah plastik dan sejenisnya. Dengan begitu, kita akan mendapat keuntungan ganda, bumi kita selamat dan bonus dari hasil penjualan sampah plastik tersebut. Jangan malu untuk menjadi pemulung di rumah sendiri!!!&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1380817060757621745-1590355858683067689?l=blitarmanise.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blitarmanise.blogspot.com/feeds/1590355858683067689/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blitarmanise.blogspot.com/2009/05/mengurangi-dampak-negatif-plastik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1380817060757621745/posts/default/1590355858683067689'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1380817060757621745/posts/default/1590355858683067689'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blitarmanise.blogspot.com/2009/05/mengurangi-dampak-negatif-plastik.html' title='Mengurangi dampak negatif plastik melalui pengelolaan sampah yang baik'/><author><name>Daysee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13764298556264911718</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Sv698VhLCD8/S0__yTj3oTI/AAAAAAAAAI4/KY17jobs7cc/S220/1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1380817060757621745.post-3282767204713682577</id><published>2009-05-06T18:18:00.000+07:00</published><updated>2009-06-17T13:57:47.214+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Meja Penulis'/><title type='text'>Prioritas yang tidak jelas</title><content type='html'>...Sebagai manusia biasa, aku seperti jembatan rapuh yang hanya bisa dijadikan perantara satu dua orang saja untuk mencapai tujuannya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tidak tahu persis kapan hal ini mulai menginvasi pikiranku. Yang jelas, persepsi ini timbul 3 tahun terakhir. Saat semua rasa bercampur dalam proses menuju kedewasaanku. Saat aku menggabungkan pengalaman dengan doktrin-doktrin. Saat aku menemukan jati diriku yang sesungguhnya dan saat aku menyadari bahwa aku mempunyai banyak hak asasi sebagai manusia.&lt;br /&gt;Hal ini sering membuatku ragu untuk menentukan pilihan. Aku mengatakan tentang C i n t a, dalam arti luas tentunya. Sebagian besar di dunia ini ada karena cinta. Aku pun hidup karena cinta, berkata karena cinta, bertindak karena cinta. Aku tidak perlu ragu akan tujuan hidupku. Setiap proses akan kujalani dengan berpegang pada cinta.&lt;br /&gt;Namun, saat-saat seperti sekarang. Siapa yang lebih kuprioritaskan? Untuk siapa aku bertindak atas nama cinta ini?Tuhan selalu nomor satu, itu sudah pasti. Lalu selanjutnya, siapa yang layak? Aku sendiri, dia atau mereka? Sebagian orang pasti berpikir kalau keluargalah yang menjadi prioritas utama. Memang, keluarga adalah pohon cinta yang tumbuh alami tanpa didasari berbagai kepentingan. Namun bagiku, seperti sebuah kalimat, "anak hanya titipan", demikian juga "orang tua hanya perantara". Meskipun aku tahu benar seberapa besar cinta mereka kepada anak-anaknya.&lt;br /&gt;Berdasarkan wacana-wacana iman yang kudalami, Tuhan menginginkan kita mencintai semua manusia tanpa kecuali. Belum pernah kutemukan ajaran yang menekankan keluarga sebagai prioritas.&lt;br /&gt;Lalu, bolehkah untuk sejenak aku mengabaikan mereka untuk orang yang lebih membutuhkanku? Sejujurnya, meskipun aku mempunyai landasan yang kuat untuk kujadikan pedoman, aku masih tidak tahu ke mana harus melangkah.. Aku tidak ingin langkahku sampai di tempat yang tidak semestinya.. Karena aku pasti akan menyesal jika ada seseorang yang berderai air mata karena aku salah dalam menentukan pilihan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1380817060757621745-3282767204713682577?l=blitarmanise.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blitarmanise.blogspot.com/feeds/3282767204713682577/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blitarmanise.blogspot.com/2009/05/prioritas-yang-tidak-jelas.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1380817060757621745/posts/default/3282767204713682577'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1380817060757621745/posts/default/3282767204713682577'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blitarmanise.blogspot.com/2009/05/prioritas-yang-tidak-jelas.html' title='Prioritas yang tidak jelas'/><author><name>Daysee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13764298556264911718</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Sv698VhLCD8/S0__yTj3oTI/AAAAAAAAAI4/KY17jobs7cc/S220/1.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1380817060757621745.post-657776992033860425</id><published>2009-04-30T13:26:00.000+07:00</published><updated>2009-06-17T13:54:44.211+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Rak foto'/><title type='text'>Photography is amazing</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Sv698VhLCD8/SflIZ08wyDI/AAAAAAAAAE4/c5213-j8_IU/s1600-h/a_mother_carrying_her_child_at_manebhanjan_a_small_hill_town_on_the_way_to_sandakhphu_trekking12000_ft.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5330371242517121074" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: pointer; HEIGHT: 214px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_Sv698VhLCD8/SflIZ08wyDI/AAAAAAAAAE4/c5213-j8_IU/s320/a_mother_carrying_her_child_at_manebhanjan_a_small_hill_town_on_the_way_to_sandakhphu_trekking12000_ft.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Sv698VhLCD8/SflIZmOGF1I/AAAAAAAAAEw/ZwUzmdGSXSs/s1600-h/artistic-baby-photography.gif"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5330371238563288914" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 234px; CURSOR: pointer; HEIGHT: 320px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_Sv698VhLCD8/SflIZmOGF1I/AAAAAAAAAEw/ZwUzmdGSXSs/s320/artistic-baby-photography.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_Sv698VhLCD8/SflIZX6UJBI/AAAAAAAAAEo/MyHWPx7vjCo/s1600-h/a_girl_a_red_coat_and_covent_garden.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5330371234722227218" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: pointer; HEIGHT: 214px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_Sv698VhLCD8/SflIZX6UJBI/AAAAAAAAAEo/MyHWPx7vjCo/s320/a_girl_a_red_coat_and_covent_garden.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Keindahan...Salah satu hal dari sekian hal yang ingin dinikmati oleh banyak orang.Namun demikian, aku yakin kalau setiap orang mempunyai makna yang berbeda&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;tentang apa yang dinamakan indah.Kalau tidak begitu, tidak mungkin ada jutaan karya indah yang terpajang di alam ini-dalam arti ciptaan manusia-yang diabadikan dalam &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;berbagai bentuk. Bagiku keindahan bukan hanya sebuah obyek dimana indra penglihatanku terpuaskan olehnya,melainkan juga sebuah media yang karena keindahan itu akan tercipta &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;keindahan baru. Saat ini, aku sedang tertarik untuk mengintip keindahan dalam dunia fotografi. Tidak sulit untuk menemukan hal ihwal seputar itu. Banyak teman dan kenalan di sekitarku &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;yang berkecimpung di dunia tersebut, dari yang amatiran sampai profesional. Yang dibutuhkan hanya kesediaan untuk belajar dan bertanya ditambah sentuhan seni untuk memberikan hasil yang lebih imajinatif.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Mengkoleksi foto-foto milik orang lain juga sangat diperlukan. Bukan berarti mengurangi kekreatifan dalam berkarya, tetapi sebagai referensi untuk lebih menggali kemampuan kita dalam berimajinasi.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Lagipula, menghargai karya orang lain adalah sesuatu yang layak dilakukan sebagai wujud balas budi kita dari kepuasan yang kita dapatkan karena keindahannya. Ada banyak koleksi foto menarik yang kudapatkan&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;baik itu dari hasil penjelajahanku di dunia maya maupun hasil jepretan teman. Foto-foto di atas adalah foto-foto favoritku. Memandangnya memberikan kepuasan yang sangat berarti, dari mata turun ke hati. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1380817060757621745-657776992033860425?l=blitarmanise.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blitarmanise.blogspot.com/feeds/657776992033860425/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blitarmanise.blogspot.com/2009/04/keindahan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1380817060757621745/posts/default/657776992033860425'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1380817060757621745/posts/default/657776992033860425'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blitarmanise.blogspot.com/2009/04/keindahan.html' title='Photography is amazing'/><author><name>Daysee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13764298556264911718</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Sv698VhLCD8/S0__yTj3oTI/AAAAAAAAAI4/KY17jobs7cc/S220/1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Sv698VhLCD8/SflIZ08wyDI/AAAAAAAAAE4/c5213-j8_IU/s72-c/a_mother_carrying_her_child_at_manebhanjan_a_small_hill_town_on_the_way_to_sandakhphu_trekking12000_ft.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1380817060757621745.post-6822893395868491451</id><published>2009-04-27T15:16:00.000+07:00</published><updated>2009-06-17T13:49:55.461+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kamar serba-serbi'/><title type='text'>Cara Seru untuk berSeru???</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Sv698VhLCD8/SfVu28xLYkI/AAAAAAAAAD4/fylnIarg6sc/s1600-h/Great+moment+of+Becham+n+Lewis.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5329287624367235650" style="FLOAT: right; MARGIN: 0pt 0pt 10px 10px; WIDTH: 211px; CURSOR: pointer; HEIGHT: 297px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_Sv698VhLCD8/SfVu28xLYkI/AAAAAAAAAD4/fylnIarg6sc/s320/Great+moment+of+Becham+n+Lewis.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;Semakin hari rasanya semakin banyak saja perilaku manusia yang aneh. Meskipun hal tersebut menunjukkan kekreatifan mereka sih..maybe dengan begitu, timbul daya tarik yang besar dari orang lain untuk mengamatinya. Seperti saat tak sengaja aku melintas di depan televisi, &lt;span style="COLOR: rgb(255,0,0);" &gt;Sabtu 25 April 2009&lt;/span&gt; kurang lebih jam 7 pagi. Aku terkejut melihat &lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(51,102,255);font-family:lucida grande;color:#000000;"  &gt;David Beckham&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;&lt;a href="http://www.imdb.com/name/nm0065743/bio"&gt; &lt;/a&gt;memegang raket tenis. Hah..kok bisa??? Dia memainkan raketnya di lapangan sepak bola dengan pemain tenis &lt;span style="COLOR: rgb(255,102,0);" &gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Denise_Lewis"&gt;Denise Lewis&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;, tapi terkesan tidak serius. Aku tetap diam di tempat sampai liputannya selesai. Oooo..ternyata pertandingan gabungan sepak bola dan tenis itu dalam rangka Hari Malaria sedunia to!!! Net dan jaring raket yang dipakai terbuat dari kelambu nyamuk. Mereka ingin menyerukan pada dunia untuk peduli terhadap saudara-saudara kita yang berada di daerah rawan malaria, seperti negara-negara di Afrika dan Amerika Selatan. Xixixixi...unik juga!&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;Apapun cara kita, asalkan untuk tujuan yang baik..&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic;font-family:lucida grande;" &gt;Why not?&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1380817060757621745-6822893395868491451?l=blitarmanise.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blitarmanise.blogspot.com/feeds/6822893395868491451/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blitarmanise.blogspot.com/2009/04/cara-seru-untuk-berseru.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1380817060757621745/posts/default/6822893395868491451'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1380817060757621745/posts/default/6822893395868491451'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blitarmanise.blogspot.com/2009/04/cara-seru-untuk-berseru.html' title='Cara Seru untuk berSeru???'/><author><name>Daysee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13764298556264911718</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Sv698VhLCD8/S0__yTj3oTI/AAAAAAAAAI4/KY17jobs7cc/S220/1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Sv698VhLCD8/SfVu28xLYkI/AAAAAAAAAD4/fylnIarg6sc/s72-c/Great+moment+of+Becham+n+Lewis.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1380817060757621745.post-4493673969045210244</id><published>2009-04-22T10:00:00.000+07:00</published><updated>2009-06-17T13:56:57.902+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Meja Penulis'/><title type='text'>Start sOMethiNg nEW</title><content type='html'>&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;Life is mobile. So, make the mobility be better than before.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini aku telah membuat keputusan yang bagiku sangatlah berarti. Dilatar belakangi oleh kebahagiaan tiada tara (bukan maksud melebih-lebihkan, tapi itulah yang kurasakan) pada liburan paskah minggu lalu, aku ingin melakukan perubahan yang benar-benar kuniati dari sekarang. Bukan perubahan besar seperti yang dicanangkan oleh Obama, atau janji perubahan yang dikampanyekan oleh calon legislatif di negara kita. Tapi hanya perubahan kecil dan &lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;step by step&lt;/span&gt; untuk mengejar kebahagiaan.&lt;br /&gt;Aku mempunyai pandangan sendiri tentang perubahan dan hari esok. Bagiku, apa yang terjadi &lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;next time&lt;/span&gt; tergantung dengan pilihan yang kita ambil saat ini. Tuhan hanya memberi jalan kan? Dan selanjutnya, bukankah kita sendiri yang harus memilih mana jalan yang tepat untuk kita.&lt;br /&gt;Apa yang kurasakan saat itu -mengikuti kata hati- berharap bisa terulang. Meskipun harus berakit-rakit dahulu, aku akan memperjuangkannya. &lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;Make something new in my life&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt; &lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;to make better things.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1380817060757621745-4493673969045210244?l=blitarmanise.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blitarmanise.blogspot.com/feeds/4493673969045210244/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blitarmanise.blogspot.com/2009/04/start-something-new.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1380817060757621745/posts/default/4493673969045210244'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1380817060757621745/posts/default/4493673969045210244'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blitarmanise.blogspot.com/2009/04/start-something-new.html' title='Start sOMethiNg nEW'/><author><name>Daysee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13764298556264911718</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_Sv698VhLCD8/S0__yTj3oTI/AAAAAAAAAI4/KY17jobs7cc/S220/1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
